Garut-Di tengah hamparan hijau persawahan Desa Dangdeur, Kabupaten Garut, semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat kian membara. Pada Selasa, 7 Juli 2026, Koptu Yuyun Taopik, seorang Babinsa dari Koramil 1110/Banyuresmi, tak henti-hentinya mendampingi para petani dalam ritual sakral penanaman padi. Langkah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah wujud nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.
Kehadiran Koptu Yuyun di tengah petani bukan hanya sebagai pengamat, namun sebagai bagian dari keluarga besar pertanian Desa Dangdeur. Ia hadir untuk menularkan semangat, memotivasi, dan memastikan setiap jengkal lahan persawahan dimanfaatkan secara optimal demi hasil panen yang melimpah. Bersama warga, ia bahu-membahu menanam bibit padi, sebuah simbol harapan untuk masa depan pangan yang lebih baik.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selalu mendampingi para petani. Kehadiran TNI memberikan semangat bagi kami untuk terus mengelola sawah demi mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ” ujar Charlita, salah seorang warga yang merasakan langsung dampak positif kehadiran Babinsa. Ia menambahkan, “Pendampingan dari Babinsa membuat kami merasa lebih termotivasi. Kami berharap hasil panen tahun ini lebih baik sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.”
Komandan Rayon Militer (Danramil) 1110 Banyuresmi, Kapten Inf Usman, menegaskan komitmen TNI AD. “Pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan wujud nyata komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah mewujudkan ketahanan pangan nasional. Kami akan terus hadir mendampingi para petani agar sektor pertanian semakin maju dan produktif, ” tegasnya.
Dukungan terhadap program ketahanan pangan ini tak berhenti di tingkat Koramil. Komandan Kodim 0611/Garut, Letkol Inf. Fahrisal Efendi Sinaga, S.I.P., menyampaikan, “Program ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas yang terus kami dorong melalui peran aktif Babinsa di wilayah binaan. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga stabilitas pangan.”
Senada dengan itu, Komandan Korem 062/Tarumanagara, Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M., menambahkan, “Seluruh jajaran Korem 062/Tarumanagara berkomitmen mendukung setiap program pertanian yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Babinsa harus mampu menjadi penggerak dan solusi bagi para petani di wilayah.”
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., turut menegaskan pentingnya ketahanan pangan. “Ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional. Oleh karena itu, TNI Angkatan Darat melalui jajaran Kodam III/Siliwangi akan terus mendukung dan mengawal berbagai program pertanian bersama pemerintah serta masyarakat demi terwujudnya kemandirian pangan nasional, ” ujarnya.
Melalui aksi nyata penanaman padi ini, diharapkan produktivitas pertanian di Desa Dangdeur terus melesat. Bukan hanya sekadar peningkatan hasil panen, namun juga sebuah langkah strategis untuk memperkuat fondasi ketahanan pangan daerah, nasional, sekaligus meningkatkan taraf kesejahteraan para petani di Kabupaten Garut.(PERS)

Yuyun Taupik M